Sunday, May 22, 2016

Hewan-hewan Ini Dianggap Pahlawan di Perang-perang Besar



Secret Agent - Ternyata tidak hanya para manusia saja yang menjadi pahlawan, perang. Binatang-binatang ini pun dianggap sebagai pahlawan perang karena ikut andil dalam perang-perang yang ada di dunia.

1. Burung merpati ini membawa kamera pengintai di dadanya. Digunakan Jerman pada masa Perang Dunia I tahun 1914-1918. Ini merupakan awal mula dari penggunaan drone yang saat ini lebih sering digunakan.

2. Para tentara Vietnam menggunakan gajah untuk menyebrangi sungai dalam patroli, pada tahun 1964. Dan ini merupakan cara efektif karena termasuk cepat dan terhindar dari kebasahan.

3. Tiga kuda bernama Olga, Upstart, dan Regal mendapatkan kehormatan berupa Medali Dickin pada saat Perang Dunia II. Mereka adalah kuda para polisi metropolitan di Inggris. Setiap terjadi ledakan bom, ketiga kuda itu tetap bisa tenang.

4. Seorang tentara Jepang memberi minuman pada kudanya yang terluka. Sebagai tanda terima kasih karena telah menemaninya berperang. Hal ini terjadi pada saat Perang Dunia II, tahun 1942.

5. Anjing bernama Judy ini diberi penghargaan kehormatan karena berhasil hidup dan melarikan dari berbagai macam kejadian mengerikan selama Perang Dunia II, 1946. Ia sempat berada di kapal yang tenggelam, namun berhasil selamat dan dibawa kembali lagi ke London.

6. Rubah ini menemani tuannya selama tuannya bertugas pada Perang Dunia I, tahun 1916-1918.

7. Merpati ini digunakan sebagai pengantar pesan. Digunakan oleh tentara Inggris. Saat itu menyampaikan pesan melalui merpati termasuk cepat dan efektif. Hal ini terjadi pada saat Perang Dunia I, 1918.

8. Anjing yang dimiliki Jerman ini mengantarkan pesan pada barisan depan tentara selama Perang Dunia I pada tahun 1918.

9. Unta-unta ini membawa para tentara yang terluka di perbatasan India pada saat Perang Dunia I (1914-1918). Mereka mampu membawa dua tentara sekaligus.

10. Kucing liar ini dianggap pahlawan oleh para tentara angkatan laut HMS Amethyst karena berhasil menyingkirkan tikus yang berada di kapal tersebut. (1949)

No comments:

Post a Comment